Surah Ar-Rahman Lengkap: Teks Arab, Terjemahan, dan Tafsir

Surah Ar-Rahman lengkap 78 ayat dalam bahasa Arab dan terjemahan Indonesia, makna refrain yang diulang, dan berapa lama surah ini bila didengarkan.

Dengarkan Surah Ar-Rahmaan

Surah Ar-Rahman adalah surah kelima puluh lima dalam Al-Qur'an, terdiri dari 78 ayat, diturunkan di Makkah, dan menjadi salah satu dari sedikit surah yang hampir seluruhnya dibangun di sekitar satu pertanyaan yang diulang: "Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?" Pertanyaan ini muncul 31 kali, ditujukan dalam bentuk dual kepada jin dan manusia sekaligus, setelah hampir setiap kelompok nikmat yang disebutkan, mulai dari matahari dan bulan yang beredar menurut perhitungan, dua laut yang bertemu tanpa bercampur, hingga surga yang disediakan bagi siapa yang takut akan saat menghadap Tuhannya. Di bawah ini surah lengkap dalam bahasa Arab dan terjemahan Indonesia, disertai penjelasan tafsir klasik untuk ayat-ayat yang lebih sulit, dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mendengarkan surah ini dari awal sampai akhir.

Surah yang dibangun di atas satu pertanyaan berulang

Surah Ar-Rahman dibuka dengan nama Allah "Ar-Rahman", Yang Maha Pengasih, lalu langsung beralih ke apa yang telah Dia ajarkan dan ciptakan: Al-Qur'an itu sendiri, kemampuan berbicara yang diberikan kepada manusia, matahari dan bulan yang beredar menurut perhitungan, dan bumi yang dihamparkan serta dipenuhi buah-buahan dan biji-bijian. Setelah setiap kelompok kecil nikmat, surah ini kembali ke pertanyaan yang sama: "Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"

Para mufasir mencatat bahwa sapaan ini menggunakan bentuk dual, رَبِّكُمَا ("Tuhanmu berdua"), itulah sebabnya tafsir klasik membaca seluruh surah ini sebagai sapaan kepada jin dan manusia bersama-sama, bukan kepada manusia saja. Separuh pertama surah bergerak melalui penciptaan, astronomi, laut, dan timbangan yang digunakan untuk menimbang segala sesuatu, sementara separuh kedua beralih ke apa yang akan datang: peringatan bahwa baik jin maupun manusia tidak dapat lolos dari jangkauan Allah, lalu penggambaran panjang tentang taman-taman surga yang disediakan bagi siapa yang takut akan saat menghadap Tuhannya.

Teks lengkap Surah Ar-Rahman

الرَّحْمَٰنُ ﴿١﴾ عَلَّمَ الْقُرْآنَ ﴿٢﴾

الرحمن: ⁦1-2⁩

"(Allah) Yang Maha Pengasih, Yang telah mengajarkan Alquran."

Ar-Rahmaan 55:1-2, Kemenag

خَلَقَ الْإِنسَانَ ﴿٣﴾ عَلَّمَهُ الْبَيَانَ ﴿٤﴾

الرحمن: ⁦3-4⁩

"Dia menciptakan manusia, mengajarnya pandai berbicara."

Ar-Rahmaan 55:3-4, Kemenag

الشَّمْسُ وَالْقَمَرُ بِحُسْبَانٍ ﴿٥﴾ وَالنَّجْمُ وَالشَّجَرُ يَسْجُدَانِ ﴿٦﴾

الرحمن: ⁦5-6⁩

"Matahari dan bulan beredar menurut perhitungan, Bintang dan pepohonan, keduanya tunduk (kepada-Nya)."

Ar-Rahmaan 55:5-6, Kemenag

وَالسَّمَاءَ رَفَعَهَا وَوَضَعَ الْمِيزَانَ ﴿٧﴾ أَلَّا تَطْغَوْا فِي الْمِيزَانِ ﴿٨﴾ وَأَقِيمُوا الْوَزْنَ بِالْقِسْطِ وَلَا تُخْسِرُوا الْمِيزَانَ ﴿٩﴾

الرحمن: ⁦7-9⁩

"Dan langit telah ditinggikan-Nya dan Dia ciptakan keseimbangan, agar kamu jangan merusak keseimbangan itu. Dan tegakkanlah keseimbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi keseimbangan itu."

Ar-Rahmaan 55:7-9, Kemenag

وَالْأَرْضَ وَضَعَهَا لِلْأَنَامِ ﴿١٠﴾ فِيهَا فَاكِهَةٌ وَالنَّخْلُ ذَاتُ الْأَكْمَامِ ﴿١١﴾ وَالْحَبُّ ذُو الْعَصْفِ وَالرَّيْحَانُ ﴿١٢﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿١٣﴾

الرحمن: ⁦10-13⁩

"Dan bumi telah dibentangkan-Nya untuk makhluk(-Nya), di dalamnya ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang, dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"

Ar-Rahmaan 55:10-13, Kemenag

خَلَقَ الْإِنسَانَ مِن صَلْصَالٍ كَالْفَخَّارِ ﴿١٤﴾ وَخَلَقَ الْجَانَّ مِن مَّارِجٍ مِّن نَّارٍ ﴿١٥﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿١٦﴾

الرحمن: ⁦14-16⁩

"Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar, dan Dia menciptakan jin dari nyala api tanpa asap. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"

Ar-Rahmaan 55:14-16, Kemenag

Ibnu Katsir menjelaskan bahwa manusia di sini adalah Adam, yang diciptakan dari tanah kering yang berbunyi seperti tembikar bila diketuk, sementara jin diciptakan dari ujung nyala api tanpa asap, dua bahan yang sangat berbeda yang terus disebut berdampingan oleh surah ini, karena surah ini terus menyapa kedua jenis makhluk itu bersama-sama.

رَبُّ الْمَشْرِقَيْنِ وَرَبُّ الْمَغْرِبَيْنِ ﴿١٧﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿١٨﴾

الرحمن: ⁦17-18⁩

"Tuhan (yang memelihara) dua Timur dan Tuhan (yang memelihara) dua Barat. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"

Ar-Rahmaan 55:17-18, Kemenag

Ibnu Katsir menjelaskan bahwa "dua Timur dan dua Barat" merujuk pada titik di ufuk tempat matahari terbit dan terbenam pada puncak musim panas, serta titik tempat ia terbit dan terbenam pada puncak musim dingin, pergeseran yang terjadi setiap tahun dengan teratur menurut ketetapan Allah.

مَرَجَ الْبَحْرَيْنِ يَلْتَقِيَانِ ﴿١٩﴾ بَيْنَهُمَا بَرْزَخٌ لَّا يَبْغِيَانِ ﴿٢٠﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٢١﴾

الرحمن: ⁦19-21⁩

"Dia membiarkan dua laut mengalir yang (kemudian) keduanya bertemu, di antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"

Ar-Rahmaan 55:19-21, Kemenag

Ibnu Katsir menjelaskan bahwa dua laut yang dimaksud adalah air tawar sungai dan air asin laut, yang bertemu tanpa satu pun menguasai yang lain, dipisahkan oleh batas sehingga air tawar tidak menjadi asin dan air asin tidak menjadi tawar.

يَخْرُجُ مِنْهُمَا اللُّؤْلُؤُ وَالْمَرْجَانُ ﴿٢٢﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٢٣﴾

الرحمن: ⁦22-23⁩

"Dari keduanya keluar mutiara dan marjan. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"

Ar-Rahmaan 55:22-23, Kemenag

وَلَهُ الْجَوَارِ الْمُنشَآتُ فِي الْبَحْرِ كَالْأَعْلَامِ ﴿٢٤﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٢٥﴾

الرحمن: ⁦24-25⁩

"Milik-Nyalah kapal-kapal yang berlayar di lautan bagaikan gunung-gunung. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"

Ar-Rahmaan 55:24-25, Kemenag

كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فَانٍ ﴿٢٦﴾ وَيَبْقَىٰ وَجْهُ رَبِّكَ ذُو الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ ﴿٢٧﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٢٨﴾

الرحمن: ⁦26-28⁩

"Semua yang ada di bumi itu akan binasa, tetapi wajah Tuhanmu yang memiliki kebesaran dan kemuliaan tetap kekal. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"

Ar-Rahmaan 55:26-28, Kemenag

Ibnu Katsir mencatat bahwa segala sesuatu yang disebutkan sebelumnya dalam surah ini, sekokoh apa pun tampaknya, tetap termasuk yang akan binasa; hanya "wajah Tuhanmu" yang tetap kekal.

يَسْأَلُهُ مَن فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ كُلَّ يَوْمٍ هُوَ فِي شَأْنٍ ﴿٢٩﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٣٠﴾

الرحمن: ⁦29-30⁩

"Apa yang di langit dan di bumi selalu meminta kepada-Nya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"

Ar-Rahmaan 55:29-30, Kemenag

سَنَفْرُغُ لَكُمْ أَيُّهَ الثَّقَلَانِ ﴿٣١﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٣٢﴾

الرحمن: ⁦31-32⁩

"Kami akan memberi perhatian sepenuhnya kepadamu wahai (golongan) manusia dan jin! Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"

Ar-Rahmaan 55:31-32, Kemenag

يَا مَعْشَرَ الْجِنِّ وَالْإِنسِ إِنِ اسْتَطَعْتُمْ أَن تَنفُذُوا مِنْ أَقْطَارِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ فَانفُذُوا ۚ لَا تَنفُذُونَ إِلَّا بِسُلْطَانٍ ﴿٣٣﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٣٤﴾

الرحمن: ⁦33-34⁩

"Wahai golongan jin dan manusia! Jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka tembuslah. Kamu tidak akan mampu menembusnya kecuali dengan kekuatan (dari Allah). Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"

Ar-Rahmaan 55:33-34, Kemenag

يُرْسَلُ عَلَيْكُمَا شُوَاظٌ مِّن نَّارٍ وَنُحَاسٌ فَلَا تَنتَصِرَانِ ﴿٣٥﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٣٦﴾

الرحمن: ⁦35-36⁩

"Kepada kamu (jin dan manusia), akan dikirim nyala api dan cairan tembaga (panas) sehingga kamu tidak dapat menyelamatkan diri (darinya). Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"

Ar-Rahmaan 55:35-36, Kemenag

فَإِذَا انشَقَّتِ السَّمَاءُ فَكَانَتْ وَرْدَةً كَالدِّهَانِ ﴿٣٧﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٣٨﴾

الرحمن: ⁦37-38⁩

"Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti (kilauan) minyak. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"

Ar-Rahmaan 55:37-38, Kemenag

فَيَوْمَئِذٍ لَّا يُسْأَلُ عَن ذَنبِهِ إِنسٌ وَلَا جَانٌّ ﴿٣٩﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٤٠﴾

الرحمن: ⁦39-40⁩

"Maka pada hari itu manusia dan jin tidak ditanya tentang dosanya. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"

Ar-Rahmaan 55:39-40, Kemenag

يُعْرَفُ الْمُجْرِمُونَ بِسِيمَاهُمْ فَيُؤْخَذُ بِالنَّوَاصِي وَالْأَقْدَامِ ﴿٤١﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٤٢﴾

الرحمن: ⁦41-42⁩

"Orang-orang yang berdosa itu diketahui dengan tanda-tandanya, lalu direnggut ubun-ubun dan kakinya. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"

Ar-Rahmaan 55:41-42, Kemenag

هَٰذِهِ جَهَنَّمُ الَّتِي يُكَذِّبُ بِهَا الْمُجْرِمُونَ ﴿٤٣﴾ يَطُوفُونَ بَيْنَهَا وَبَيْنَ حَمِيمٍ آنٍ ﴿٤٤﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٤٥﴾

الرحمن: ⁦43-45⁩

"Inilah neraka Jahanam yang didustakan oleh orang-orang yang berdosa. Mereka berkeliling di sana dan di antara air yang mendidih. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"

Ar-Rahmaan 55:43-45, Kemenag

وَلِمَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ جَنَّتَانِ ﴿٤٦﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٤٧﴾

الرحمن: ⁦46-47⁩

"Dan bagi siapa yang takut akan saat menghadap Tuhannya ada dua surga. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"

Ar-Rahmaan 55:46-47, Kemenag

Dari sini surah beralih ke penggambaran surga, menyebutkan dua taman bagi siapa yang takut akan saat menghadap Tuhannya, lalu mulai ayat 62 menyebutkan dua taman lagi "selain dari kedua taman itu". Tafsir membaca perbedaan ini sebagai dua tingkat pahala, bukan pengulangan gambaran yang sama.

ذَوَاتَا أَفْنَانٍ ﴿٤٨﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٤٩﴾

الرحمن: ⁦48-49⁩

"kedua surga itu mempunyai aneka pepohonan dan buah-buahan. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"

Ar-Rahmaan 55:48-49, Kemenag

فِيهِمَا عَيْنَانِ تَجْرِيَانِ ﴿٥٠﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٥١﴾

الرحمن: ⁦50-51⁩

"Di dalam kedua surga itu ada dua buah mata air yang memancar. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"

Ar-Rahmaan 55:50-51, Kemenag

فِيهِمَا مِن كُلِّ فَاكِهَةٍ زَوْجَانِ ﴿٥٢﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٥٣﴾

الرحمن: ⁦52-53⁩

"Di dalam kedua surga itu terdapat aneka buah-buahan yang berpasang-pasangan. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"

Ar-Rahmaan 55:52-53, Kemenag

مُتَّكِئِينَ عَلَىٰ فُرُشٍ بَطَائِنُهَا مِنْ إِسْتَبْرَقٍ ۚ وَجَنَى الْجَنَّتَيْنِ دَانٍ ﴿٥٤﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٥٥﴾

الرحمن: ⁦54-55⁩

"Mereka bersandar di atas permadani yang bagian dalamnya dari sutera tebal. Dan buah-buahan di kedua surga itu dapat (dipetik) dari dekat. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"

Ar-Rahmaan 55:54-55, Kemenag

فِيهِنَّ قَاصِرَاتُ الطَّرْفِ لَمْ يَطْمِثْهُنَّ إِنسٌ قَبْلَهُمْ وَلَا جَانٌّ ﴿٥٦﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٥٧﴾

الرحمن: ⁦56-57⁩

"Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang membatasi pandangan, yang tidak pernah disentuh oleh manusia maupun jin sebelumnya. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"

Ar-Rahmaan 55:56-57, Kemenag

كَأَنَّهُنَّ الْيَاقُوتُ وَالْمَرْجَانُ ﴿٥٨﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٥٩﴾

الرحمن: ⁦58-59⁩

"Seakan-akan mereka itu permata yakut dan marjan. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"

Ar-Rahmaan 55:58-59, Kemenag

هَلْ جَزَاءُ الْإِحْسَانِ إِلَّا الْإِحْسَانُ ﴿٦٠﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٦١﴾

الرحمن: ⁦60-61⁩

"Tidak ada balasan untuk kebaikan selain kebaikan (pula). Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"

Ar-Rahmaan 55:60-61, Kemenag

Ibnu Katsir menjelaskan bahwa ayat ini menjadi dasar aturan yang menopang semua kenikmatan yang digambarkan sesudahnya: tidak ada balasan untuk kebaikan selain kebaikan. Kenikmatan yang digambarkan selanjutnya adalah karunia dari Allah, bukan semata upah yang bisa diklaim seseorang dari amalnya sendiri.

وَمِن دُونِهِمَا جَنَّتَانِ ﴿٦٢﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٦٣﴾

الرحمن: ⁦62-63⁩

"Dan selain dari dua surga itu ada dua surga lagi. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"

Ar-Rahmaan 55:62-63, Kemenag

مُدْهَامَّتَانِ ﴿٦٤﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٦٥﴾

الرحمن: ⁦64-65⁩

"kedua surga itu (kelihatan) hijau tua warnanya. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"

Ar-Rahmaan 55:64-65, Kemenag

فِيهِمَا عَيْنَانِ نَضَّاخَتَانِ ﴿٦٦﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٦٧﴾

الرحمن: ⁦66-67⁩

"Di dalam keduanya (surga itu) ada dua mata air yang memancar. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"

Ar-Rahmaan 55:66-67, Kemenag

فِيهِمَا فَاكِهَةٌ وَنَخْلٌ وَرُمَّانٌ ﴿٦٨﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٦٩﴾

الرحمن: ⁦68-69⁩

"Di dalam kedua surga itu ada buah-buahan, kurma dan delima. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"

Ar-Rahmaan 55:68-69, Kemenag

فِيهِنَّ خَيْرَاتٌ حِسَانٌ ﴿٧٠﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٧١﴾

الرحمن: ⁦70-71⁩

"Di dalam surga-surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik dan jelita. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"

Ar-Rahmaan 55:70-71, Kemenag

حُورٌ مَّقْصُورَاتٌ فِي الْخِيَامِ ﴿٧٢﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٧٣﴾

الرحمن: ⁦72-73⁩

"Bidadari-bidadari yang dipelihara di dalam kemah-kemah. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"

Ar-Rahmaan 55:72-73, Kemenag

لَمْ يَطْمِثْهُنَّ إِنسٌ قَبْلَهُمْ وَلَا جَانٌّ ﴿٧٤﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٧٥﴾

الرحمن: ⁦74-75⁩

"Mereka sebelumnya tidak pernah disentuh oleh manusia maupun oleh jin. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"

Ar-Rahmaan 55:74-75, Kemenag

مُتَّكِئِينَ عَلَىٰ رَفْرَفٍ خُضْرٍ وَعَبْقَرِيٍّ حِسَانٍ ﴿٧٦﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٧٧﴾

الرحمن: ⁦76-77⁩

"Mereka bersandar pada bantal-bantal yang hijau dan permadani-permadani yang indah. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"

Ar-Rahmaan 55:76-77, Kemenag

تَبَارَكَ اسْمُ رَبِّكَ ذِي الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ ﴿٧٨﴾

الرحمن: ⁦78⁩

"Mahasuci nama Tuhanmu Pemilik Keagungan dan Kemuliaan."

Ar-Rahmaan 55:78, Kemenag

Mendengarkan Surah Ar-Rahman

Surah Ar-Rahman terdiri dari 78 ayat, cukup singkat untuk didengarkan dari awal sampai akhir dalam satu kali duduk. Rekaman Quran Orb, dibacakan oleh Maher Al-Muaiqly dalam riwayat Hafs, berdurasi 7 menit 20 detik. Karena lazimah yang berulang ini kembali secara teratur, banyak pendengar menjadikan surah ini sebagai langkah awal ketika mulai menghafal melalui mendengarkan, karena baris yang berulang memberi telinga sesuatu yang tetap untuk dipegang di antara bagian-bagian yang berubah. Jika ingin mendengar bagaimana qari lain membawakan surah yang sama, panduan qari terkenal kami adalah tempat yang baik untuk membandingkan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa jumlah ayat Surah Ar-Rahman?

78 ayat, semuanya dikutip lengkap di atas.

Mengapa Surah Ar-Rahman mengulang kalimat yang sama begitu banyak kali?

Kalimat "Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?" muncul 31 kali, hampir setelah setiap kelompok nikmat yang disebutkan surah ini. Kalimat ini disapakan dalam bentuk dual kepada jin dan manusia sekaligus, dan tafsir klasik membacanya sebagai ajakan untuk mengakui nikmat itu, bukan mengingkarinya, setiap kali disebutkan.

Di mana Surah Ar-Rahman diturunkan?

Ini adalah surah Makkiyah, diturunkan sebelum hijrah ke Madinah.

Apakah ada hadis tentang keutamaan membaca Surah Ar-Rahman?

Tidak ditemukan hadis dengan sanad dan derajat yang dapat dipastikan tentang keutamaan khusus membaca surah ini, sehingga artikel ini tidak menyebutkan klaim semacam itu.

Apa yang dimaksud dengan "barzakh" dalam Surah Ar-Rahman?

Itu adalah pembatas yang Allah tempatkan antara air tawar sungai dan air asin laut, seperti disebutkan pada ayat 19 dan 20, sehingga keduanya bertemu tanpa satu menguasai yang lain atau mengubah sifat yang lain.

Sumber

  • Terjemahan Kemenag
  • Tafsir Ibnu Katsir